IndoVisual | Memotret Strobist itu Seru!

Memotret Strobist itu Seru!

June 11, 2018  •  Leave a Comment

Teknik fotografi strobist mungkin terkesan canggih dan rumit, padahal bisa dibilang ini adalah teknik yang cukup sederhana dan termasuk mudah. 

Strobist merupakan teknik fotografi yang mendayagunakan penggunaan lampu kilat (speedlight/flash) namun tidak terpasang pada Hot Shoe kamera. Istilah umumnya adalah Off Shoe atau Off Camera Flash.

Nah, ada beberapa hal yang bisa kita perhatikan nih saat memotret strobist.

1. Peletakan posisi flash. Alangkah baiknya jika anda menggunakan light stand untuk memudahkan. Jika ada dua flash, satu flash dapat diletakkan di depan obyek secara menyamping dengan posisi jangan terlalu dekat, dan satunya lagi bisa diletakkan di belakang obyek

2. Menyamping atau tidaknya tergantung selera dan tujuan pemotretan. Posisi menyamping biasanya agar flash bisa menerangi objek bagian samping. sedangkan peletakan di posisi belakang bertujuan untuk menerangi bagian belakang obyek.

3. Kontrol Ambient Light. Dengan strobist anda bisa melakukan kontrol Ambient Light atau cahaya yang ada di lingkungan. Kontrol ini bisa dilakukan dengan pengaturan shutter speed. Sebagai contoh penggunaan shutter speed rendah bisa memungkinkan cahaya pada latar belakang lebih terang, dan sebaliknya dengan shutter speed tinggi lingkungan akan gelap. Kontrol Ambient Light juga bisa dilakukan dengan penggunaan aperture. Semakin besar (angka f kecil) kemungkinan cahaya yang masuk lebih banyak, dan semakin kecil (angka f besar) cahaya yang masuk lebih sedikit.

4. Sesuaikan dengan waktu pemotretan. Pada malam hari kita  dapat menggunakan shutter speed lambat agar cahaya lebih banyak masuk dan latar belakang terang. Sedangkan pada siang hari kemungkinan harus menggunakan shutter speed cepat agar tidak terjadi over exposure mengingat available light sudah ada dan ditambah cahaya strobist.

 

5. Langit yang lebih berwarna. Dengan teknik strobist anda bisa memungkinkan mendapatkan foto langit lebih berwarna dengan obyek juga terlihat. Biasanya warna langit bisa terlihat saat penggunaan aperture kecil dari f/10 hingga f/22. Namun tanpa adanya flash, maka penggunaan aperture kecil akan membuat obyek dibawah gelap meskipun warna langit muncul. Karena keterbatasan sensor untuk memunculkan foto HDR, maka penggunaan teknik strobist memungkinkan anda mendapat foto lebih berwarna dan obyek dibawah terlihat jelas

 

 

 

Nah itu dia 5 tips fotografi strobist, anda bisa mulai mencobanya untuk memaksimalkan hasil foto anda. Teknik strobist ini bisa dipakai dimanapun, baik itu di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Banyak orang juga menggunakan teknik strobist di luar ruangan ketika siang hari atau malam hari. Selamat mencoba!


Comments

No comments posted.
Loading...