IndoVisual | Hak Cipta dan Hak Paten. Apa bedanya?

Hak Cipta dan Hak Paten. Apa bedanya?

July 15, 2018  •  Leave a Comment

Mungkin anda sering mendengar kata Hak Cipta dan Hak Paten, dua hal ini sama-sama memiliki fungsi untuk melindungi karya atau sesuatu yang diciptakan dari peniruan dan sebagainya. Namun sebenarnya ada perbedaannya jika dilihat dari sisi hukum.

Hak Cipta adalah suatu hak eksklusif pencipta atau pemegang hak cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan tertentu. Dalam hak cipta memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah suatu ciptaan. Biasanya hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seperti puisi, drama, film, tari, komposisi music, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, software, televisi, website, dan lainnya. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain melakukan monopoli terhadap karya kita.

Hukum mengenai hak cipta umumnya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum. Adapun mengenai istilah lisensi hak cipta adalah suatu izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya dengan persyaratan tertentu.

Hak Paten adalah suatu hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Sedangkan arti dari Invensi tersebut yaitu ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Sistem paten tidak dianggap sebagai hak monopoli karena pemberian paten tidak mengatur siapa yang harus melakukan invensi yang dipatenkan. Pemberian hak paten bersifat teritorial, yaitu mengikat hanya dalam lokasi tertentu. Sistem paten di Indonesia menganut sistem First to File (seseorang yang pertama kali mengajukan permohonan dianggap sebagai pemegang paten, bila semua persyaratannya dipenuhi). Saat pengajuan harus secara lengkap menguraikan penemuan tersebut.

Jadi perbedaannya adalah hak cipta memberikan perlindungan atas ciptaan di bidang seni, sastra dan ilmu pengetahuan. Sedangkan hak paten memberikan perlindungan atas penemuan di bidang teknologi. Selain itu hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya. Sementara hak paten memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi.

Begitulah perbedaan antara hak cipta dengan hak paten, sudah jelas kan gambaran tentang pengertian, penggunaan, serta batasan dari kedua hak tersebut. Semoga bermanfaat!


Comments

No comments posted.
Loading...