IndoVisual | Rumah adat Karo di Desa Lingga, Sumatera utata

Rumah adat Karo di Desa Lingga, Sumatera utata

July 11, 2018  •  Leave a Comment

Tempatnya tersembunyi namun memiliki pesona sejarah yang sangat dalam. Ya di desa Lingga tepatnya ada sebuah rumah adat yang berumah lebih 250 tahun. Lingga berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang terletak di ketinggian 1200 mdpl. Titik ini berjarak 15 km dari Berastagi dan 5 km dari kota Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Jika Anda dari Medan, menuju Desa Lingga hanya membutuhkan waktu 2 jam saja. Karenanya, untuk mencapai tempat ini sebaiknya Anda menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa.

Keistimewaan desa yang berlatar belakang kemegahan Gunung Sinabung ini karena di lestarinya bangunan-bangunan  tradisional yang kini semakin sulit untuk ditemui. Misalnya rumah adat, jambur (tempat menyelenggarakan pesta) dan griten (penyimpan kerangka jenasah). Rumah adat Karo memiliki ciri dan bentuk yang sangat khusus, didalamnya terdapat ruangan yang besar dan tidak mempunyai kamar- kamar. Satu rumah biasanya dihuni 8 hingga 10 keluarga. Rumah adat berbentuk panggung ini tingginya mencapai 2 meter dan ditopang dengan 16 buah kayu berukuran besar. Atap rumahnya dibuat dari ijuk. Pada kedua ujungnya terdapat anyaman bambu berbentuk segitiga disebut ayo-ayo. Pada puncak ayo-ayo terpasang kepala kerbau dengan posisi menunduk ke bawah. Hal itu dipercaya dapat menolak bala.

Awalnya, berdasarkan catatan sejarah, Lingga yang dikenal sebagai perkampungan Batak Karo memiliki 28 rumah adat yang bernama Siwaluh Jabu. “Waluh” artinya delapan sedangkan “Jabu” artinya rumah atau ruang utama. Salah satu rumah adat yang masih bisa ditemui adalah rumah milik Damson Toragan yang bersama istri dan 5 orang anaknya menghuni Siwaluh Jabu.

 


Comments

No comments posted.
Loading...